Yayasan PPTQ Asy-Syifaa’ Gelar Sosialisasi Pendirian SMP Takhasus di Desa Nyamok Kajen
Kajen, mwcnukajen.or.id – Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Asy-Syifaa’ menyelenggarakan sosialisasi rencana pendirian SMP Takhasus Asy-Syifaa’ pada Rabu (29/04/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di aula pondok pesantren setempat mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB.
Acara ini dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat, di antaranya Kepala Desa Nyamok Daryanto, S.IP. bersama perangkat desa, perwakilan Kecamatan Kajen melalui Kasi Kesejahteraan Rakyat Agung, perwakilan unsur pendidikan Ipung Sunaryo, S.Pd., M.Pd., para kepala sekolah SD Negeri di wilayah Desa Nyamok, serta tokoh masyarakat setempat. Ketua MWCNU Kajen, Drs. KH. Busaeri, MH turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap rencana pendirian SMP ini.
Ketua panitia sosialisasi, Agus Abdul Basith Rosyadi, S.H.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menyebut, pendirian lembaga pendidikan berbasis tahfidz menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
Menurutnya, perkembangan zaman yang begitu cepat perlu diimbangi dengan pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Kecerdasan akademik, lanjutnya, akan lebih bermakna apabila disertai pemahaman dan pengamalan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Perkembangan zaman membawa pengaruh besar terhadap pola pikir manusia. Karena itu, kecerdasan intelektual perlu berjalan seiring dengan kekuatan spiritual agar kehidupan tetap terarah dan seimbang,” ujarnya.
Basith juga menegaskan bahwa pendidikan spiritual bagi generasi muda menjadi kebutuhan penting. Dengan bekal tersebut, peserta didik diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki tujuan hidup yang baik. Pada akhir sambutannya, ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Asy-Syifaa’, Kyai Kholil Ridwan Al Hafidz, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang telah diberikan berbagai pihak sejak awal berdirinya pesantren. Ia mengenang perjalanan awal merintis pondok pesantren di Dukuh Tambor, Desa Nyamok, yang dimulai dari fasilitas sederhana.
“Pada awalnya kami hanya memiliki satu ruang belajar. Namun berkat kebersamaan, ikhtiar, dan pertolongan Allah SWT, sedikit demi sedikit fasilitas dapat bertambah. Kami berharap rencana pendirian SMP Takhasus ini juga dapat terwujud dengan dukungan semua pihak,” ungkapnya.
Kyai Kholil yang juga Rais Syuriyah MWCNU Kajen berharap Pondok Pesantren Asy-Syifaa’ ke depan dapat semakin berkembang dan mandiri. Selain itu, ia menekankan pentingnya peran guru dan ustaz sebagai teladan bagi para santri dan siswa dalam membentuk karakter serta akhlak yang baik.
Dukungan terhadap rencana pendirian SMP Takhasus Asy-Syifaa’ juga disampaikan oleh Kepala Desa Nyamok. Ia menyambut positif rencana tersebut karena dinilai dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya di wilayah Desa Nyamok dan sekitarnya.
Perwakilan Kecamatan Kajen, Agung, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Plt. Camat Kajen yang berhalangan hadir. Ia menegaskan bahwa pihak kecamatan mendukung penuh rencana pendirian SMP Takhasus Asy-Syifaa’ dan berharap seluruh prosesnya dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap SMP ini kelak dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta menjadi lembaga pendidikan yang maju di Kecamatan Kajen,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Ipung Sunaryo, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa sosialisasi dengan melibatkan tokoh masyarakat merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pendirian SMP. Menurutnya, dukungan masyarakat sekitar menjadi bagian yang perlu dilampirkan dalam pengajuan proposal pendirian sekolah.
Ia juga mengingatkan beberapa hal yang perlu dipersiapkan, seperti kurikulum yang mengacu pada kurikulum nasional serta kesiapan tenaga pendidik sesuai bidang mata pelajaran. Hal tersebut penting untuk menunjang pendataan sekolah dalam sistem Dapodik.
Ipung menambahkan, sekolah yang akan didirikan perlu memiliki ciri khas agar mampu berkembang dan dikenal masyarakat. SMP Takhasus Asy-Syifaa’ diharapkan dapat menampilkan keunggulan, seperti lulusan yang memiliki hafalan Al-Qur’an, berakhlak baik, serta berprestasi dalam bidang akademik.
“Pendirian sekolah ini jangan hanya berhenti pada tahap awal. Pengelolaan ke depan harus dilakukan dengan serius. Jika memiliki ciri khas yang kuat dan dikelola dengan baik, sekolah ini berpotensi menjadi kebanggaan daerah,” jelasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Asy-Syifaa’ berharap rencana pendirian SMP Takhasus Asy-Syifaa’ dapat memperoleh dukungan penuh dari masyarakat dan berjalan lancar hingga tahap selanjutnya. Keberadaan sekolah tersebut diharapkan mampu menjadi lembaga pendidikan yang unggul, religius, dan bermanfaat bagi generasi mendatang.
Kontributor: Syaikhul Alim
